FPIK Undip Kenalkan Sistem Tambak Terhubung Mangrove, Ini Manfaatnya
Menurut Sri Rejeki, pada umumnya tambak di pinggir sungai atau laut punya tanggul dengan lebar yang sempit atau langsung terhubung dengan badan air tanpa proteksi apapun. Sehingga rawan rob atau gelombang air laut.
Konsep silvofishery yang menumbuhkan mangrove di dalam tambak atau pematang, kenyataanya hasil jelek untuk budidaya maupun perlindungan pesisir. Karena penurunan kualitas air dan mangrove terlalu rimbun tanpa perawatan.
Sistem AMA, pada prinsipnya adalah memperlebar tanggul yang berbatasan dengan sungai atau laut. Hal itu sebagai sarana menumbuhkan mangrove untuk greenbelt.
Dia mencontohkan, tambak dengan lebar kurang dari 30 meter dari tepian aliran sungai atau laut, disarankan seluruh tambak sebagai sabuk hijau. Jika di atas 30 meter, maka bangun greenbelt 10 meter.
Caranya? mundurkan tanggul tambak dengan membuat tanggul baru secara bertahap. Melalui cara ini biasanya mangrove akan tumbuh seiring terbentuknya sedimen. Kemudian dibangun tanggul baru berikutnya.