Elektabilitas Yoyok-Joko Santoso 55,82%, Agustina-Iswar 28,64% di Pilwalkot Semarang
"Generasi milenial (Y) dan zilanial (Z) perlu perhatian khusus. Mereka masih mungkin mengubah pilihannya jelang pemungutan suara pada 27 November mendatang,” kata Joko yang juga Dosen Ilmu Politik Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang.
Senada, pengamat politik Undip Wahid Abdurrahman menyebut generasi milenial dan generasi zilenial menjadi salah satu kunci kemenangan di Pilwalkot Semarang.
“Jumlahnya mencapai 54 persen. Masing-masing kandidat perlu mengemas gagasan atau programnya semenarik dan sekreatif mungkin melalui kampanye di media sosial, namun juga harus didukung figur atau ketokohan masing-masing paslon,” ucapnya.
Pengamat politik UIN Walisongo Semarang Nur Syamsudin menambahkan, ada beberapa persoalan generasi muda yang bisa dijadikan perhatian dari kedua paslon dalam menggalang dukungan. Misalnya terbukanya akses lapangan pekerjaan yang luas dan merata.
"Milenial dan generasi Z memang menjadi perhatian, apa sih yang diinginkan? Yaitu soal pekerjaan. Maka para paslon perlu mendekati mereka dengan cara memberikan kemudahan pekerjaan dan hidup," katanya.