Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Delegasi Saudi Fund for Development Puas dengan Perkembangan RS UNS Solo
Advertisement . Scroll to see content

Efektivitas Vaksin Lawan Omicron, Ini Kata Dokter Spesialis Patologi Klinik RS UNS

Kamis, 30 Desember 2021 - 10:25:00 WIB
Efektivitas Vaksin Lawan Omicron, Ini Kata Dokter Spesialis Patologi Klinik RS UNS
Dokter Spesialis Patologi Klinik RS UNS Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto. Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

Sedangkan bagi mereka yang belum disuntik vaksin Covid-19, risiko menjalani rawat inap di ruang isolasi ketika terjangkit Omicron meningkat menjadi 50-70 persen. 

Persentase rawat inap untuk orang yang sudah divaksinasi Covid-19 ketika terjangkit Omicron, lebih rendah daripada Delta yang menyebar pada pertengahan tahun ini.

"Sedangkan yang belum pernah terinfeksi dan belum divaksin Covid-19, risikonya sebesar 11 persen dibandingkan varian Delta. Ini artinya, 4-7 kali lebih tinggi daripada kelompok yang sudah divaksin Covid-19," ucap Tonang.

Jika melihat cakupan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, persentase suntikan vaksin lengkap sudah mencapai 40,65 persen. Sekitar 17 persen masyarakat baru mendapat suntikan pertama, sedangkan sekitar 42,3 persen belum mendapatkan vaksin Covid-19 sama sekali.

Dari persentase tersebut, dirinya mengkhawatirkan kelompok yang belum tervaksin Covid-19 akan lebih mudah terjangkit Omicron.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut