Diserang Virus, UNBK di SMA Muhammadiyah Semarang Akan Diulang
Ganjar mengunjungi empat sekolah di Kota Semarang, SMA Kesatrian, SMAN 5 dan 1 Kota Semarang serta SMA Kelese Loyola. Usai mengunjungi empat sekolah tersebut, Ganjar memastikan pelaksanaan UNBK di Jawa Tengah tidak ada hambatan.
“Ini saya meyakinkan untuk pelaksanaannya lancar, agar anak-anak kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik, setidaknya peralatan yang digunakan tidak ada hambatan. Dan saya cek dari beberapa sekolah tidak ada hambatan dan semuanya lancar," kata Ganjar.
Menurutnya, kelancaran tersebut karena persiapan pihak sekolah negeri maupun swasta cukup bagus, khususnya dalam mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk. Terlebih ujian ini bakal berlangsung dalam tiga kloter sampai pukul 14.00 wib atau dua jam per kloter.
“Belajar dari pengalaman kemarin SMA yang lebih dulu, gangguan yang kemarin pernah muncul kan listrik, suplai, nah ini genset nyala terus, bagus. Ini swasta persiapannya juga bagus," katanya.
Meski demikian, Ganjar tidak menampik bahwa pada hari pertama pelaksanaan UNBK hari pertama ada kendala di SMA Muhammadiyah 2 Semarang yang komputernya terserang virus. Untuk kasus itu, Ganjar memastikan jajarannya telah memberi jalan keluar.
“Kemarin yang sempat komplain ke saya karena komputer terkena virus. Kemungkinan menanggulangi virus. Kalau hari ini berdasarkan pengalaman kemarin bisa diantisipasi, insyaallah bisa lancar," ujarnya.
Editor: Kastolani Marzuki