Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup
Advertisement . Scroll to see content

Dinas Pertanian Gunungkidul Catat 168 Hewan Ternak Mati, 6 Positif Antraks

Kamis, 13 Februari 2020 - 11:55:00 WIB
Dinas Pertanian Gunungkidul Catat 168 Hewan Ternak Mati, 6 Positif Antraks
Petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul, DIY, mengubur bangkai sapi antisipasi kasus antraks. (Foto: Antara/Sutarmi)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat 168 hewan ternak mati dari Desember 2019 hingga 11 Februari 2020. Ratusan hewan tersebut dinyatakan mati keracunan dan terjangkit antraks.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Bambang Wisnu Broto merinci dari 168 hewan ternak yang mati, kematian sapi terdapat 116 ekor dan kambing 52 ekor. Sementara itu, hanya enam hewan ternak yang dinyatakan positif antraks.

"Jumlah hewan ternak yang positif antraks yakni tiga ekor sapi dan tiga ekor kambing yang terjadi di Desa Gombang (Kecamatan Ponjong) dan Desa Pucanganom (Kecamatan Semanu), sisanya keracunan pakan ternak dan diare," kata Bambang.

Menurut dia, angka kematian ini tergolong kecil dibanding populasi hewan ternak yang mecapai ratusan ribu ekor. Adapun populasi hewan ternak di Gunungkidul, yakni sapi sebanyak 153.363 ekor, kambing 888.160 ekor, kambing PE 864 ekor dan domba sebanyak 11.002 ekor.

"Angka kematian hewan ternak masih kecil. Namun demikian, adanya hewan ternak yang positif antraks, menjadi kewaspadaan bagi kami," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut