Diminta Ganjar Mundur karena Tak Paham Jumlah Perantau, Begini Respons Sekda Blora
“Emang pada saat penyusunan anggaran itu kita belum dapat informasi (jumlah perantau), belum dapat data. Sehingga kita belum berani menganggarkan seperti itu sebenarnya. Kan belum jelas berapa orangnya, berapa harus kita anggarkan,” katanya.
Meski demikian, dia memastikan akan menyiapkan anggaran bagi perantau yang membutuhkan jika sudah terdapat data. Dia pun memerintahkan dinas-dinas terkait untuk bergerak cepat melakukan pendataan jumlah perantau.
“Tapi sebenarnya kalau itu sudah ada (data perantau), kita enggak masalah. Itu secara regulasi dibenarkan, kemudian itu bagaimana nanti pendataannya dan sebagainya kita enggak masalah dan anggarannya ada. Artinya ada itu dari belanja tidak terduga nanti bisa digunakan untuk itu (perantau),” katanya.
Dia mengakui, saat ini Pemkab Blora belum mengalokasikan anggaran khusus untuk perantau yang terdampak pandemi Covid-19. Ini yang segera ditindaklanjuti ke dinas terkait.
“Memang belum lah (penganggaran bagi perantau). Makanya Dinas Sosial, dinas yang lain kita kejar seperti apa sebenarnya aturannya. Kemudian itu kan sangat teknis untuk perantau, pemudik, dan sebagainya,” katanya.