Dihajar Pandemi, Pegawai Dishub Purworejo Sukses Budidaya Jeruk Lemon California
Untuk menjaga kualitas, dirinya tidak menggunakan pupuk kimia. Gatot mencoba menjaga rantai makanan dan menggunakan pupuk organik untuk menjaga tumbuh kembang tanaman.
“Saya tanam 210 pohon dan alhamdulillah sudah berbuah dan hampir masuk panen perdana. Satu pohon rata-rata bisa produksi 25 kilogram dan tanaman jeruk saya masih berusia 11 bulan,” ujarnya.
Dia mengatakan, untuk pemasaran masih mencoba untuk menembus pasar lokal. “Ada beberapa rekan di kabupaten tetangga yang sudah memiliki produksi cukup tinggi dan menghasilkan produksi maksimal untuk satu pohon bisa mencapai 50 kilogram,” katanya.
Yang menarik, buahnya tidak musiman jika sistem penanamannya tepat dan baik maka bisa berbuah sepanjang waktu.
Upaya yang dilakukan Gatot menarik perhatian Wakapolsek Banyuurip Iptu Irfan Sofar. Diam-diam sejak awal budidaya, dia sering memperhatikan sekali waktu melakukan patroli di wilayah Desa Condongsari.