Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kota Lama Semarang Dikunjungi 222 Ribu Wisatawan selama Libur Lebaran
Advertisement . Scroll to see content

Di Tengah Corona, Wali Kota Semarang: Dugderan Sambut Ramadhan Harus Tetap Ada

Rabu, 15 April 2020 - 23:00:00 WIB
Di Tengah Corona, Wali Kota Semarang: Dugderan Sambut Ramadhan Harus Tetap Ada
Tradisi Dugderan menyambut Bulan Suci Ramadan akan tetap digelar Pemkot Semarang di tengah pandemi corona. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.idPemkot Semarang tetap menggelar tradisi Dugderan yang menjadi penanda awal masuknya Bulan Suci Ramadan. Namun, tradisi tahunan itu akan dilaksanakan dengan konsep yang lebih sederhana di tengah pandemi corona (Covid-19).

"Dugderan harus tetap ada sebagai penanda awal Ramadhan, namun konsep acara akan berubah," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Rabu (15/4/2020).

Salah satu konsep yang berubah, kata dia, tidak akan ada arak-arakan maupun kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Menurut dia, kegiatan yang sudah menjadi tradisi tersebut akan didesain seminimal mungkin sesuai dengan protokol kesehatan.

Saat memasuki Ramadhan nanti, wali kota yang akrab disapa Hendi itu juga mendorong peran masjid untuk ikut dalam upaya pencegahan virus corona.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut