Detik-Detik Ricuh Demo Semarang, Polisi Tembakkan Gas Air Mata hingga Massa Kocar-kacir
Akibat ditembak gas air mata, demonstran kocar-kacir. Terjadi pengejaran oleh aparat. Beberapa dari mereka bahkan melarikan diri ke Mal Paragon yang jaraknya tak jauh dari lokasi, sebelah timurnya. Beberapa ada yang kabur ke basement termasuk sampai lantai 3 untuk menghindari efek gas air mata hingga menunggu situasi kondusif.
“Dari pihak Paragon juga menahan mahasiswa untuk masuk, jadi hanya beberapa yang lolos,” ucapnya.
Sementara, RAA (20) wartawan dari salah satu pers mahasiswa kampus negeri di Kota Semarang juga mendapat kekerasan dari aparat saat meliput aksi.
Pada keterangannya, dia saat itu mencari posisi strategis untuk mengambil foto. Saat itu pula terjadi saling dorong dari luar gedung masuk DPRD Kota Semarang, RAA lalu hendak bergabung bersama beberapa jurnalis lain yang berada di dalam gedung.
Namun, oknum polisi diduga salah paham mengira dirinya bagian dari peserta aksi. RAA tasnya ditarik hingga terjatuh. Di situ, dia mendapati berbagai tindak kekerasan dari aparat kepolisian.