Deretan Daerah Penghasil Batik di Pulau Jawa yang Terkenal
4. Cirebon
Batik mega mendung merupakan batik terkenal yang berasal dari Kota Cirebon. Batik Cirebon memiliki corak yang menarik, sangat kental dengan sejarah dan budaya kota Cirebon. Batik Cirebon lahir dari lingkungan keraton (Kanoman, Kasepuhan dan Kepabronan) kemudian dibawa ke luar oleh abdi dalem yang bertempat tinggal di luar keraton.
Motif batik Cirebon berciri gambar perlambang hutan dan hewan, ada pula yang bermotif laut hasil akulturasi alam pemikiran China, terutama motif laut mega mendung yang diciptakan Pangeran Cakrabuana. Motif ini merupakan batik khas ala Cirebon, dimana untuk membuatnya perlu tujuh tingkatan warna dan memakan waktu cukup lama. Beberapa sentra batik Cirebon diantaranya Batik Trusmi, Pasar Kanoman, Toko Pangestu, Pasar Pagi, dan masih banyak lagi.
5. Ciamis
Ciamis masuk dalam daerah penghasil batik di pulau Jawa karena daerah ini memiliki tradisi turun temurun dalam sejarah kerajinan batik. Batik Ciamisan tampil sederhana namun penuh wibawa. Kesederhanaan ini tidak terlepas dari sejarah keberadaannya seperti ragam hias pesisiran dari Indramayu dan Cirebon.
Selain itu juga dipengaruhi oleh batik nonpesisiran seperti dari Solo dan Yogyakarta. Motif batik Ciamis antara lain lain rereng, lasem, parang sontak, rereng seno, rereng sintung ageung, kopi pecah, lepaan, rereng parang rusak, rereng adu manis, kumeli, rereng parang alit, rereng useup, rereng jenggot, rereng peuteuy papangkah.
6. Tulungagung
Tulungagung memiliki tiga jenis batik berdasarkan daerah pembatikan, yaitu Batik Bangoan, Batik Majanan, dan Batik Kalangbret. Batik Kalangbret dan sekitarnya sering disebut batik kambreta. Ciri khas batik Bangoan dibuat secara kasar contoh terdapat motif semen, sekar jagad, sidomukti, ereng. Batik Tulungagung memiliki ciri khas pada perpaduan warna dan variasi motif. Warna-warna yang cerah dan berani menjadikan batik Tulungagung disukai masyarakat.