Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Respons Cepat, Layanan 110 Polda Sumsel Selamatkan Warga Coba Akhiri Hidup di Jembatan Ampera
Advertisement . Scroll to see content

Curiga Penjual Kopi di Rembang Meninggal Tak Wajar, Keluarga Minta Makam Dibongkar

Kamis, 23 Juli 2020 - 22:01:00 WIB
Curiga Penjual Kopi di Rembang Meninggal Tak Wajar, Keluarga Minta Makam Dibongkar
Petugas memasang garis polisi di TPU Tanjung, Kampung Priyang, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, saat proses autopsi remaja korban pemerkosaan. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

“Waktu itu keluarga dalam suasana masih bingung. Saya sendiri pasca kejadian, juga diperiksa di Mapolsek Pancur. Tahunya pihak keluarga sudah diautopsi, sebelum jenazah dimakamkan. Ternyata nggak,” katanya.

Dyah mengakui meninggalnya sang kakak, sarat kejanggalan. Dia mencontohkan, kalau orang bunuh diri, umumnya keluar kotoran, mata membelalak dan lidah menjulur. Namun jenazah Rupi’ah tidak menunjukkan ciri-ciri seperti itu. Warga ketika datang ke TKP, sudah mendapati posisi jenazah berada di pangkuan suami sirinya.

“Saya juga tinggal di Desa Pohlandak, jadi saat ditelepon kakak saya meninggal dunia, ya langsung datang ke lokasi. Selain kejanggalan kondisi jenazah, ada keganjilan lain yang sudah saya sampaikan ke polisi,” ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan hasil olah TKP polisi dan pemeriksaan petugas medis, Rupi’ah diduga meninggal dunia karena bunuh diri. Almarhumah yang sehari-hari berjualan di warung kopi, meninggalkan tiga anak.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut