Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Respons Cepat, Layanan 110 Polda Sumsel Selamatkan Warga Coba Akhiri Hidup di Jembatan Ampera
Advertisement . Scroll to see content

Curiga Penjual Kopi di Rembang Meninggal Tak Wajar, Keluarga Minta Makam Dibongkar

Kamis, 23 Juli 2020 - 22:01:00 WIB
Curiga Penjual Kopi di Rembang Meninggal Tak Wajar, Keluarga Minta Makam Dibongkar
Petugas memasang garis polisi di TPU Tanjung, Kampung Priyang, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, saat proses autopsi remaja korban pemerkosaan. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

REMBANG, iNews.id – Kematian Rupi’ah (28) warga Desa Pohlandak Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang hingga kini masih menyisakan misteri. Penjual kopi yang meninggal pada Jumat (17/7/2020) lalu itu semula diduga akibat bunuh diri. Namun, pihak keluarga curiga korban meninggal akibat dibunuh.

Untuk memastikan penyebab kematian korban, pihak keluarga meminta polisi untuk membongkar makam Rupiah dan mengautopsi jenazah korban.

Adik korban, Dyah Pratiwi mengatakan, keluarga sama sekali tidak bermaksud menuduh seseorang. Tapi hanya ingin mencari kejelasan dan keadilan.

“Suara warga di luar masih ramai. Ada yang bilang bunuh diri, tapi ada pula yang mengatakan dibunuh, karena tetangga ketika subuh sempat mendengar suara teriakan minta tolong. Daripada memunculkan spekulasi, kami berharap makam dibongkar dan jenazah diautopsi, biar jelas kesimpulannya seperti apa,“ kata Dyah, Kamis (23/7/2020).

Dyah mengaku terjadi kesalahpahaman. Kala itu seusai kejadian, pihak keluarga mengira jenazah kakaknya sudah diautopsi oleh petugas medis. Tapi ternyata hanya divisum luar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut