Covid-19 Tak Seganas SARS, UGM Minta Warga Tak Panik
Pria yang akrab disapa Doni ini menegaskan masyarakat umum dalam kondisi sehat tidak perlu mengenakan masker. Virus ini tidak menular melalui udara secara langsung. Penularan virus terjadi melalui droplet atau cairan tubuh yang bisa terpercik pada seseorang atau pada benda-benda di sekitarnya.
Jaraknya pun 1-2 meter melalui batuk atau bersin. Karena itu, penggunaan masker diperlukan justru oleh orang yang sakit untuk mencegah percikan tersebut.
"Jadi secara umum penyakit ini lebih banyak menular melalui model penularan seperti itu. Karena itu, penyakit ini lebih efektif dicegah dengan cuci tangan dengan sabun antiseptik atau cairan pembersih tangan yang berbasis alkohol," ucapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor UGM Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset, Bambang Agus Kironoto mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran virus korona, UGM membentuk tim respons. Satuan tugas khusus ini bertanggung jawab melindungi sivitas UGM maupun masyarakat sekitar UGM.
"Tahun lalu kami sudah meluncurkan program Health Promoting University, dan salah satu yang menjadi perhatian adalah literasi kesehatan. Karena ini menimbulkan kepanikan, UGM membentuk satgas di mana dari direktorat kemitraan dan urusan internasional, FKKMK, maupun tim HPU akan berkoordinasi," ujar Bambang.
Editor: Nani Suherni