Cerita Tukang Tambal Ban asal Boyolali 2 Kali Batal Berangkat Haji, Sudah Menabung 22 Tahun
Setiap hari Anantono mengumpulkan hasil dari tambal ban sedikit demi sedikit dari hasil menambal ban. selama 22 tahun hingga mampu melunasi biaya pelaksanaan ibadah haji sebesar 36 juta rupiah sejak tahun 2019 lalu.
Anantono sudah mendaftar haji pada tahun 2010 dan rencananya waktu itu mendaftar bersama istrinya. Namun karena pada tahun 2009, istrinya mengalami kecelakaan dan patah tulang.
Sehingga sebagian uang yang rencananya untuk mendaftar haji habis untuk berobat istrinya dan sisa uang hanya cukup untuk mendaftar satu orang.
Berbagai persiapan telah dilakukan Anantono untuk berangkat haji. Dari berolah raga pagi, menghafal doa-doa saat berada di Tanah Cuci.
Anantono juga mengaku kecewa untuk kedua kalinya. Dia seharusnya berangkat pada tahun 2020 yang lalu karena pemerintah tidak memberangkatkan calon haji akibat virus corona.