Cerita Rakyat Jawa Tengah, Asal Usul Dusun Leboyo
Pada zaman dahulu ada seekor buaya yang tinggal di sungai Comal. Sebagai seorang kepala suku buaya tersebut tak pernah sekalipun meninggalkan sungai yang sudah menjadi tempat tinggalnya sedari dulu. Sehari-hari ia menghabiskan waktunya untuk mencari mangsa di sekitar tempat tinggalnya.
Karena ia merasa takut jika muncul ke bantaran sungai akan diburu oleh warga sekitar. Namun suatu hari sang buaya mulai merasa bosan, lalu dengan keberaniannya ia memutuskan untuk keluar dari tempat tinggalnya tanpa memberi tahu buaya-buaya yang lain. Sang buaya mulai berjalan-jalan menyusuri sungai, pikirnya sambil mencari suasana baru sekaligus mencari mangsa jika ia beruntung.
Tibalah sang buaya di bantaran sungai yang disampingnya terdapat sebuah pohon tua yang besar. Pohon tersebut dikenal dengan sebutan “Loh’’ oleh warga sekitar. Buaya tersebut sedang memandangi pohon yang sudah berusia ratusan tahun itu dengan perasaan kagum.
Tak pernah semasa hidupnya ia melihat pohon sebesar itu. Saat sedang asyik menikmati suasana sambil mencari mangsa buaya itu tak sadar jika ada salah satu dahan pohon besar yang nyaris roboh.
Sepertinya dewi fortuna sedang tak memihak sang buaya, benar saja dahan besar itu roboh. Saat sang buaya sadar ia berusaha untuk berlari menjauhi dahan pohon tersebut. Sayangnya, keempat kaki mungil dan tubuhnya yang besar itu tak kuasa untuk berlari secepat kilat sehingga dahan pohon besar itu langsung menimpa dirinya.