Cerita Petani Jamur Bikin Wisata Edukasi berkat Lapak Ganjar, Raup Omzet Rp150 Juta per Bulan
Sosok Ganjar, menurut dia, memiliki pengaruh besar untuk membranding usahanya itu. Ditambah lagi, usahanya pernah diposting di Lapak Ganjar.
"Saat itu banyak sekali yang berkunjung ke sini. Ada wisatawan dari Kalimantan sengaja datang ke sini karena dapat info dari Lapak Ganjar, bahkan minta foto bareng saya," ungkapnya sambil tertawa.
Dalam satu hari ada sekitar 200 wisatawan yang datang. Bahkan saat weekend rata-rata sampai 1.000 wisatawan. Pengunjung tidak ditarik tiket, alias gratis. Namun, dari hasil penjualan produk, Puput mampu mendapatkan omzet Rp100 juta sampai Rp150 juta per bulan.
"Karena berkembang pesat, saya akhirnya bisa membangun pendapa-pendapa sebagai fasilitas wisatawan yang datang," ucapnya.
Wisata edukasi jamur miliknya kini sangat dapat dinikmati para pengunjung. Selain sarana prasarana, wisatawan dapat dilayani oleh 16 karyawan yang ada. "Dulunya hanya 4 orang, kini sudah ada 16 karyawan di sini," sebut Puput.