Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Sakral Puncak Waisak, Ribuan Lampion Diterbangkan di Candi Borobudur
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Petani Jamur Bikin Wisata Edukasi berkat Lapak Ganjar, Raup Omzet Rp150 Juta per Bulan

Minggu, 04 Desember 2022 - 11:24:00 WIB
Cerita Petani Jamur Bikin Wisata Edukasi berkat Lapak Ganjar, Raup Omzet Rp150 Juta per Bulan
Puput Setyoko, seorang petani jamur di Borobudur, Kabupaten Magelang sukses mengembangkan budi daya jamur dan bikin wisata edukasi berkat Lapak Ganjar. (Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MAGELANG, iNews.id - Puput Setyoko, petanijamur di Borobudur, Kabupaten Magelang ini punya cerita menarik soal usahanya. Budi daya jamur yang ditekuni sejak 2013, kini berkembang menjadi wisata edukasi.

Sukses Puput tak lepas dari ‘peran’ Gubernur JatengGanjar Pranowo. Dia menceritakan, awalnya ia hanya seorang petani jamur kecil-kecilan. Tiga tahun kemudian, tepatnya 2016, mulai mencoba berproduksi olahan jamur. Seperti keripik dan kerupuk berbahan jamur.

"Waktu itu, usaha ini belum banyak dikenal masyarakat. Saya kesulitan berkembang terutama soal pemasaran," katanya, Minggu (4/12/2022).

Namun, Puput tak kenal putus asa dan tetap menggeluti usahanya tersebut. Hingga akhirnya, keberuntungan datang. Tempat usahanya di Dusun Jowahan, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang didatangi Gubernur Ganjar. Sejak itulah, usahanya kian naik daun. Para wisatawan pun ramai berdatangan.

"Tahun 2018 mulai merintis wisata edukasi. Waktu itu dikunjungi Pak Ganjar, dan langsung dikenal masyarakat lebih luas. Kunjungan wisata semakin ramai," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut