Cerita Kapten Sanjoto Kawal Jenderal Soedirman yang Ditandu dari Wonogiri ke Ponorogo
SEMARANG, iNews.id - Diusianya yang sudah 90 tahun Kapten Sanjoto masih ingat betul kisah-kisah heroik saat melawan penjajahan Belanda dan Jepang. Kakek yang sudah memikul senjata melawan penjajah di usia 12 tahun itu nampak lancar saat menceritakan kisahnya kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Rabu (19/8/2020) pagi Kapten Sanjoto mendapat tamu istimewa. Rumahnya didatangi orang nomor satu di Jawa Tengah. Usai sepedaan keliling Kota Semarang, Ganjar menyempatkan mampir di rumah Kapten Sanjoto.
Kepada Ganjar, Kapten Sanjoto dengan bangga memperlihatkan foto-foto masa mudanya. Termasuk saat bertugas mengawal Presiden Soekarno hingga Panglima Besar Jenderal Soedirman.
"Saya juga pernah ditugaskan untuk mengawal Panglima Besar Jenderal Soedirman, saat itu ditandu untuk menyeberang jalan poros Wonogiri-Ponorogo. Itu di jalan banyak tentara Belanda, sampai aman hingga Jenderal Besar Soedirman bertemu Bung Karno," kata Kapten Sanjoto.
Namun di balik kisah heroik seorang Kapten Sanjoto, ada kisah pilu yang dirasakan. Selama bertahun-tahun, dia bersama keluarganya tinggal di sebuah rumah, di Jalan Belimbing Peterongan Kota Semarang tanpa kejelasan.