Cerita Ibu 3 Anak di Semarang Keluar Kerja untuk Dampingi Belajar Online
SEMARANG, iNews.id - Pembelajaran jarak jauh (PJJ) terus memunculkan beragam cerita bagi para orang tua murid. Mereka harus terlibat langsung mendampingi anaknya agar bisa mengikuti proses kegiatan belajar secara daring.
Apalagi bagi orang tua yang memiliki anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Salah satunya, seorang warga Gondang Timur, Bulusan, Kota Semarang, Uya (41) yang terpaksa keluar dari pekerjaannya demi mendampingi anaknya mengikuti pembelajaran jarak jauh.
Wanita kelahiran 21 Juni 1979 itu memiliki tiga anak, yang masing-masing duduk di bangku SMP kelas 9, SD kelas 3 serta kelas 4. Uya harus rela meninggalkan pekerjaan sebagai operator jahit bagian obras di sebuah perusahaan garmen di Kabupaten Semarang. Padahal dia telah mengeluti profesi itu selama 10 tahun lamanya.
“Intinya aku keluar sebelum anak-anak masuk sekolah (13/7/2020). Soalnya saya dapat pemberitahuan kalau sekolah harus menggunakan zoom meeting dengan menggunakan berbagai macam aplikasi. Jadi,mau gak mau orang tua harus mengdampingi kalau tidak mengdampingi takutnya bisa ketinggalan dari teman-temannya,” kata Uya, Senin (27/7/2020).
Dia mengungkapkan, dirinya bekerja kurang lebih 10 tahun sejak 2009 sebagai operator jahit bagian obras