Cerita Eks Napi Terorisme, 20 Tahun Aktif di Kelompok JI Kini Sadar berkat Pesan Sang Ibu
SEMARANG, iNews.id – Dua mantan narapidana terorisme (napiter), Hadi Masykur dan Munir Kartono. Hadi Masykur menceritakan keterlibatannya dalam kelompok Neo Jamaah Islamiyah (JI) dan JAD. Cerita keduanya diungkapkan saat menjadi narasumber kuliah umum Kebangsaan di Kampus Unika Soegijapranata Semarang.
Dalam kuliah umum bertemakan Bahaya Virus Propaganda Radikalisme Terorisme di Media Sosial itu, Hadi Masykur menceritakan, dirinya aktif di organisasi lamanya selama 20 tahun, sebelum akhirnya ditangkap oleh tim Densus 88 Antiteror Polri.
Selama itu pula, dia mengaku tidak memiliki waktu berkumpul dengan keluarganya. Pikirannya menjadi terbuka ketika disadarkan melalui pesan dari sang ibu. Pendekatan dari ibunya membuat ia sadar akan langkah dan cara pandangnya selama ini tidaklah benar.
“Saya berpesan pada mahasiswa untuk memberikan ruang toleransi diri kita atas apa yang dilakukan orang lain, sehingga tidak muncul anggapan diri kita yang paling benar, yang lain salah,” katanya, Senin (20/3).
Sementara, Munir Kartono mengemukakan seorang teroris tidak bisa dilihat hanya dari ciri-ciri fisik yang terlihat, seperti gaya rambut hingga cara berpakaian.