Cegah Mobilitas Warga, Akses Keluar Masuk Perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal Ditutup
Wakil Wali Kota Tegal, Muhammad Jumadi mengatakan penutupan perbatasan tersebut atas sinergi Polres Tegal Kota dan kabupaten untuk menekan mobilitas warga sehingga dapat meminimalisasi penyebaran kasus Covid-19.
Namun khusus untuk sektor esensial dan kritikal di antara angkutan sembako, BBM, gas, oksigen, ambulans serta tenaga kesehatan masih diperbolehkan melintas.
“Polres Tegal Kota dan Kabupaten bersinergi dan berkolaborasi untuk mengadang mobilitas masyarakat baik kota maupun kabupaten yang luar biasa,” kata Jumadi.
“Pantauan tadi memang sangat padat. Untuk itu betul tadi dievaluasi oleh pak menteri Luhut terkait kota dan kabupaten Tegal mobilitasnya sangat tinggi. Inilah upaya kita mencegah mobilitas masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari mengatakan tiga titik akses tersebut akan di jaga ketat oleh petugas gabungan TNI-Polri, Satpol PP dan Dishub selama 24 jam penuh hingga berakhirnya PPKM Darurat 20 Juli.