Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Antre Kupon Daging Kurban di Masjid Simpang Lima Purwodadi, Ribuan Warga Saling Dorong
Advertisement . Scroll to see content

Cantiknya Gadis Thailand dan Selebgram Fashion Show Kain Ecoprint di Lapas Semarang

Selasa, 08 November 2022 - 14:32:00 WIB
Cantiknya Gadis Thailand dan Selebgram Fashion Show Kain Ecoprint di Lapas Semarang
Selebgram Erna Rosmalinda (kiri) dan Wilaiwan Boonyiam WNA Thailand (kanan), warga binaan LPP Semarang tampil memamerkan kain ecoprint di lapas setempat, Selasa (8/11/2022). (Foto Eka Setiawan))
Advertisement . Scroll to see content

Entin mengatakan Rini adalah muridnya. Setelah berkenalan lebih jauh, Entin baru tahu kalau Rini bekerja di LPP Semarang. Berawal dari situlah terjalin kerja sama dengan LPP Semarang tentunya melibatkan warga binaan setempat.

“Saya ini aktif orangnya, kalau slow respons (berinteraksi untuk kerjasama) saya tinggal. Kebetulan Ibu Rini ini aktif juga chat dan klop, akhirnya nyambung,” kata Entin yang asli Kalibanteng Semarang ini.

Dia juga sangat bersyukur, ilmu yang ditularkan ke Rini ternyata ditularkan pula ke anak-anak didiknya yakni warga binaan LPP Semarang. Pada Oktober lalu, Entin juga membawa tas pita sulam karya warga binaan LPP Semarang untuk ditampilkan di ajang bergengsi Vancouver Fashion Week (VFW) 2022 di Kanada.

Rini sendiri mengaku memang punya passion di bidang fashion. Keahliannya ini ditularkan ke anak didiknya di LPP Semarang. Selain kain ecoprint ada juga kelas menggambar desain gaun yang diikuti beberapa warga binaan.

“Mereka di sini sementara bukan selamanya, jadi kami menyiapkan mereka untuk nantinya bersosialisasi lagi dengan masyarakat begitu bebas. Bakat mereka kami latih di sini, seperti hari ini diadakan gelar karya,” ujar Rini.

Beberapa anak didiknya, mendapatkan pemasukan alias pendapatan premi. Hitungannya, untuk desain 1 baju mendapatkan uang Rp100ribu. Itu akan masuk menjadi tabungan warga binaan yang bersangkutan. “Selain ecoprint, di sini ada juga bakery, batik. Totalnya ada 15 pokja (kelompok kerja),” katanya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut