Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tangkap Komplotan Curanmor, Polisi Dobrak Pintu dan Pecahkan Kaca Jendela Hotel di Cilacap
Advertisement . Scroll to see content

Budi Daya Burung Anggungan, Warga Cilacap Sukses Sekolahkan 2 Anak hingga Jadi Dokter

Senin, 09 Agustus 2021 - 08:59:00 WIB
Budi Daya Burung Anggungan, Warga Cilacap Sukses Sekolahkan 2 Anak hingga Jadi Dokter
Kelik Sukamto, warga Desa Gandrungmangu, Kecamatan Gandrungmangu. Kabupaten Cilacap sukses budi daya ternak burung anggungan. (iNews/Heri Susanto)
Advertisement . Scroll to see content

Harga jual burung ini bervariasi mulai yang paling murah Rp200.000 hingga Rp20 juta per ekor. Dari hasil beternak burung anggungan ini, mampu menghasilkan omset 50 hingga 60 juta per bulan.

“Secara umum harga burung itu sangat varian, ada dari burung biasa sampai burung-burung lomba. Kalau burung biasa lumrah, pasaran Rp150.000, Rp200.000. Tapi kalau untuk lomba ya bisa sampai jutaan bahkan ratusan juta,” kata Kelik Sukamto, Minggu (8/8/2021).

“Saya untuk indukan rata-rata yang saya miliki saat ini kisaran antara Rp15 Juta-Rp20 juta. Selama ini untuk hasil produksi kami, kita pamerkan di area-area latihan bersama, lomba juga melalui online. Dalam satu bulan untuk saat ini omset kurang lebih kisaran Rp50 juta sampai Rp60 juta,” katanya.

Untuk memasarkan burung hasil ternaknya, bapak tiga anak ini biasanya berkeliling mengikuti kontes burung di berbagai tempat. Namun sejak pandemi Covid-19, dia beralih berjualan secara online karena tidak ada kontes burung yang digelar.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut