Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini
Advertisement . Scroll to see content

Berusia 200 Tahun, Ini Alquran Berbahan Daun Lontar di Semarang

Jumat, 01 Mei 2020 - 09:02:00 WIB
Berusia 200 Tahun, Ini Alquran Berbahan Daun Lontar di Semarang
Alquran yang ditulis pada lembaran daun lontar di di Pondok Pesantren Multazam, Semarang, Jawa Tengah (Jateng). (Foto: iNews/Taufik Budi)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Alquran yang dicetak dari kertas tentu sudah biasa kita jumpai. Kali ini kitab suci umat Islam yang satu ini ditulis di atas daun lontar dengan berukuran raksasa.

Usia Alquran di Pondok Pesantren Multazam, Semarang, Jawa Tengah (Jateng) ini telah berusia lebih dari 200 tahun. Kondisinya pun masih sangat terawat.

Merawat Alquran yang ditulis pada lembaran daun lontar bukan perkara mudah. Terlebih bila ukurannya sangat besar dan berusia hingga lebih dari dua abad. Sehari-sehari Alquran ini disimpan dalam lemari kaca agar tak lembap atau terpapar debu.

Perawatan Alquran yang ditulis pada lembaran daun lontar di di Pondok Pesantren Multazam, Semarang, Jawa Tengah (Jateng). (Foto: iNews/Taufik Budi)
Perawatan Alquran yang ditulis pada lembaran daun lontar di di Pondok Pesantren Multazam, Semarang, Jawa Tengah (Jateng). (Foto: iNews/Taufik Budi)

Aroma daun lontar masih tercium saat kitab suci itu dibentangkan. Deretan huruf arab terangkai indah menyusun surat-surat hingga lengkap 30 juz. Huruf demi huruf pun masih terlihat jelas meski ditulis tanpa harokat. Penulisan Alquran itu memanfaatkan semua bagian pohon lontar mulai dari daun, pelepah hingga lidinya.

Pelepah digunakan untuk sampul, sementara lidi dimanfaatkan sebagai alat menulis yang dicelupkan pada tinta. Sementara untuk menggabungkan antardaun dan lembar halaman memakai benang. Tebal Alquran itu terdiri atas 22 lembar daun lontar yang setiap halamannya ditulis bolak-balik dengan huruf arab.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut