Begini Perjuangan Anak Tukang Las Dapat Beasiswa, Sempat Kesulitan Tes Membuat Aplikasi
Kerja keras dan komitmennya untuk mencoba membantu penanganan Pandemi di Indonesia itu, membuahkan hasil. Zetta berhasil mendapatkan kesempatan beasiswa Semesta 2021.
“Biasanya saya mengerjakan pembuatan aplikasi seperti ini selama sebulan dan bisa lebih. Nah, saat kompetisi ini saya hanya melakukannya selama satu hari saja,” katanya.
Karena persiapan yang serba mendadak tersebut, Zetta mulanya belum sempat menyampaikan kepada orang tuanya tentang rencana berkuliah dan mencari beasiswa. Joni mengaku terkejut ketika Zetta langsung saja minta izin kepada kedua orang tuanya untuk berkuliah, karena telah mendapat beasiswa sekaligus gaji untuk biaya hidup di perantauan.
“Zetta tidak bilang waktu daftar beasiswa, baru bilang (kepada orang tua) waktu juara. Karena tidak ingin saya kepikiran tentang kuliah dan biayanya. Jadi, kesempatan itu hanya ada satu kali, saya mendukung penuh anak saya untuk bisa berkuliah. Yang penting bisa menjaga diri dan hati-hati dalam berproses, karena Surabaya itu jauh.” Kata Joni sang ayah sembari bersyukur.
Atas doa dari sang ayah tersebut, Zetta berjanji akan memanfaatkan kesempatan Beasiswa Semesta dengan sebaik-baiknya. Kuliah diharapkan bisa membuka jalannya dalam meraih masa depan yang cerah, dan juga mewujudkan cita-cita masa kecilnya. "Belajar IT supaya bisa bikin game," ujarnya.