Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal BUMDes Angkut 14 Ton Sembako Tenggelam di Perairan Probolinggo
Advertisement . Scroll to see content

Begini Kisah SAR UNS Evakuasi 3 Jenazah Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo

Rabu, 19 Mei 2021 - 12:16:00 WIB
Begini Kisah SAR UNS Evakuasi 3 Jenazah Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo
Tim SAR UNS Solo saat melakukan pencarian korban tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Boyolali akibat insiden perahu terbalik. Foto: Ist.
Advertisement . Scroll to see content

Setelah itu, tim penyelam Bakorlak SAR UNS mulai melakukan proses pencarian pertama. Dan pada kedalaman sekitar 15 meter, korban anak berjenis kelamin perempuan berhasil ditemukan tim penyelam Bakorlak SAR UNS walau dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Dua penyelam dari SAR UNS melakukan pencarian. Kemudian, pada penyelaman kedua, tim berhasil menemukan dan mengangkat dua orang korban sekaligus, yaitu ibu-ibu dan anak perempuan. Penyelaman ketiga dan keempat nihil,” ujar Faizal.

Tiga korban tewas yang berhasil ditemukan, dievakuasi dengan cara setiap penyelam yang menyusuri dasar waduk dipasangi tali yang terhubung dengan perahu karet.

Ketika korban berhasil ditemukan, maka penyelam langsung menarik tali yang terhubung di badannya sebagai kode agar relawan SAR yang berada di perahu karet segera menarik penyelam agar korban tewas juga ikut terangkat.

“Rencana semula jika menemukan korban maka semua korban akan ditali menjadi satu semua. Karena tim mengira semua korban saling berdekatan. Namun, karena menyesuiakan situasi maka setiap penyelam menemukan korban maka penyelam segera menarik tali penghubung untuk memberi kode,” tuturnya.

Keberhasilan Bakorlak SAR UNS menemukan tiga korban tewas, harus dibayar dengan insiden terlukanya salah seorang anggota tim penyelam akibat terkena pisau selam saat hendak melepaskan diri dari jeratan tali tambatan warung apung.

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut