Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Bongkar 5 Kasus Peredaran Obat Keras di Tasikmalaya, 6 Pengedar Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Bahaya Tidur setelah Makan dalam Islam

Sabtu, 08 Februari 2020 - 05:32:00 WIB
Bahaya Tidur setelah Makan dalam Islam
Tidur merupakan sunnatullah untuk memulihkan kondisi tubuh. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tidur merupakan sunnatullah dan hak tubuh setelah lelah beraktivitas. Umumnya, manusia akan tidur pulas setelah makan kenyang. Namun, tidur harus memerhatikan sejumlah aspek agar tidak mengganggu kondisi kesehatan.

Padahal, tidur setelah makan merupakan kebiasaan buruk yang bisa menimbulkan masalah kesehatan pada tubuh. Hal ini karena bahan makanan yang dikonsumsi akan diproses dengan baik saat tubuh Anda di posisi tegak, bukan berbaring.

Firman Allah SWT:

يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ

Artinya: Hai anak Adam, pakailah pakaian kalian yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (QS. Al A'raf: 31)

Imam Bukhari mengatakan, Ibnu Abbas berkata bahwa makna yang dimaksud ialah makanlah sesukamu dan berpakaianlah sesukamu selagi engkau hindari dua pekerti, yaitu berlebih-lebihan dan sombong.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut