Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penjualan Ilegal 200 Tabung Elpiji Bersubsidi di Blora Digagalkan Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Awas! Kenaikan Harga Elpiji Nonsubsidi Picu Lonjakan Permintaan Gas Bersubsidi

Kamis, 03 Maret 2022 - 05:55:00 WIB
Awas! Kenaikan Harga Elpiji Nonsubsidi Picu Lonjakan Permintaan Gas Bersubsidi
Kenaikan harga elpiji nonsubsidi semenjak 27 Februari 2022 mesti diwaspadai. Jangan sampai lonjakan itu berimbas pada kenaikan permintaan gas bersubsidi. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id -Kenaikan hargaelpiji nonsubsidi semenjak 27 Februari 2022 mesti diwaspadai. Jangan sampai lonjakan itu berimbas pada kenaikan permintaan gas bersubsidi (ukuran 3kg) sehingga anggaran subsidi akan salah sasaran.

Dalam tiga bulan terakhir, telah terjadi dua kali kenaikan harga LPG non subsidi untuk ukuran 5,5 kg dan 12 kg. Jika sebelumnya harga Rp 11.500/kg menjadi Rp13.500/kg pada Desember 2021 dan kini menjadi Rp15.500/kg.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto mengatakan dua kali lonjakan harga itu berat bagi masyarakat dan pelaku usaha. Jika diakumulasi maka kenaikan mencapai Rp 4.000/kg dalam tiga bulan terakhir.

Maka, ada tiga catatan yang ia berikan dengan melonjaknya harga elpiji tersebut. Pertama, anggota Komisi E DPRD Jateng ini meminta lonjakan itu tak berimbas pada konsumsi LPG ukuran 3 kg.

"Jangan sampai, akibat lonjakan itu justru pada beralih ke LPG 3 kg. Kalau iya, maka anggaran subsidi jadi salah sasaran," kata Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jateng ini, Rabu (2/3/2022).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut