Anggota Dewan di Sragen Usul Pengadaan Burung Hantu untuk Basmi Tikus
SRAGEN, iNews.id - Maraknya hama tikus yang menyerang tanaman padi petani membuat Pemerintah Desa (Pemdes) Celep, Kecamatan Kedawung, Sragen, berencana menangkarkan burung hantu atau tyto alba. Jenis burung hantu ini merupakan predator dari hama tikus yang dianggap efektif.
Dana sekitar Rp30 juta dari dana desa (DD) sebetulnya sudah dianggarkan Pemdes Celep untuk membeli bibit tyto alba pada tahun ini. Namun, karena pandemi Pemdes Celep mengurangi anggaran pengadaan burung hantu itu sebesar Rp12 juta. Kini, anggaran untuk pembelian burung hantu itu tersisa Rp18 juta.
"Kami baru saja mencairkan dananya. Kami belum tahu harganya per ekornya berapa. Rencana baru mau ke Klaten (untuk survei harga)," kata Sekretaris Desa Celep, Sumadi, Rabu (29/7/2020).
Pemdes Celep juga akan membuatkan pagupon untuk petani. Dia tidak yakin di masa pandemi ini petani mau berswadaya membuat pagupon yang jadi tempat tinggal burung hantu itu.
Tyto alba merupakan jenis burung yang memiliki kemampuan dalam membunuh hama tikus. Satu ekor burung tyto alba bisa membunuh 3-5 ekor tikus setiap malamnya.