Aksi Aktivis Lingkungan Peduli Dampak Perubahan Iklim: Semarang Tenggelam kalau Kita Diam
Setyawan Budy dari Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) mengatakan para pemuka agama mesti proaktif mengajak umat untuk melakukan aksi-aksi nyata di isu perubahan iklim ini. Sebab pengaruh para pemuka agama sangat besar.
“Agama membawa pesan rahmat bagi semesta, jadi umat beragama mesti melampaui urusan ritual, tapi riil menjadi pelopor perubahan gaya hidup rendah karbon, juga bergandeng tangan, tanpa membedakan lagi dari agama apa, kepercayaan apa, karena kalau bumi ini rusak, kita semua akan merasakan dampaknya, tidak peduli apa keyakinan kita,” tegasnya.
Aksi Semarang Climate Strike dikoordinir oleh Jaringan Peduli Iklim dan Alam (Jarilima) yang terdiri dari antara lain Persaudaraan Lintas Agama (Pelita), EIN Institute, CMid Semarang, CM Teens, EduHouse, Rotary Bimasena, Klub Merby, WALHI Jateng, Gusdurian Semarang, LBH Semarang, KKPKC Kevikepan Semarang, Hysteria, Bukit Buku, XR Semarang, Roemah Difabel Inklusi, Greenpeace Semarang, dan Masyarakat Indonesia Rendah Karbon (MIRK).
Editor: Ahmad Antoni