53 Kasus Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi di Jateng, 60 Orang Ditetapkan Tersangka
Selain itu, polisi menyita puluhan sepeda motor, kendaraan roda tiga dan mobil yang telah dimodifikasi dengan tangki tambahan, serta peralatan yang digunakan untuk pengeboran minyak ilegal.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jateng, Kombes Pol Djoko Julianto mengatakan bahwa penyalahgunaan migas tersebut merugikan negara dan masyarakat serta mengganggu distribusi energi bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi pihak yang berhak.
"Modus operandi yang dijalankan para pelaku meliputi pembelian Bio Solar dan Pertalite di SPBU untuk dijual kembali ke sektor industri demi mencari selisih keuntungan," ujar Kombes Djoko.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi dengan ancaman pidana penjara hingga enam tahun dan denda maksimal mencapai Rp60 miliar.
Dia menegaskan, Polda Jateng akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap penyalahgunaan BBM dan elpiji bersubsidi guna menjaga ketahanan energi nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Editor: Kurnia Illahi