Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati
Advertisement . Scroll to see content

3.000 KK Terdampak Banjir di Pekalongan, 500 Warga Mengungsi

Selasa, 19 Januari 2021 - 19:06:00 WIB
 3.000 KK Terdampak Banjir di Pekalongan, 500 Warga Mengungsi
Ratusan warga mengungsi akibat banjir yang menggenangi sejumlah wilayah Kota Pekalongan. (iNews/Suryono Sukarno)
Advertisement . Scroll to see content

“Pengungsian di tengah pandemi tetap kami himbau untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes), sehingga kami tinjauan hari ini sekaligus memonitoring skema pengungsian agar sesuai prokes, dan yang belum memakai masker, juga kami bagikan masker untuk dipakai serta mengatur jarak tempat tidur warga yang mengungsi di pengungsian,” kata Afzan. 

“Terkait penetapan tanggap darurat belum kami berlakukan dan Pemkot juga belum mendirikan dapur umum terpusat,namun kami apresiasi ada beberapa warga dibantu kelurahan setempat yang berinisiatif mendirikan dapur umum secara mandiri bergotong-royong. Mari berdoa bersama mudah-mudahan bencana banjir ini segera surut,” katanya.

Menurutnya,curah hujan tinggi yang terjadi pada Senin (18/1/2021) malam mengakibatkan sejumlah wilayah di Kota Pekalogan tergenang banjir cukup tinggi dan mengharuskan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Akibat hujan yang cukup tinggi semalaman,memang ada beberapa wilayah terdampak banjir di Kota Pekalongan,diantaranya yang kami tinjau hari ini di Sampangan, di wilayah ini banyak pengungsi baik ibu-ibu dan anak-anak dan kondisi air disini juga belum surut ditambah hujan juga belum reda,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota Pekalongan,AKBP M Irwan Susanto mengatakan, pada kegiatan monitoring di sejumlah wilayah terdampak banjir, pihak kepolisian baik dari Polres Pekalongan Kota, Polsek setempat dibantu Satbrimob dan jajaran TNI ikut melakukan pengamanan dalam kepatuhan protokol kesehatan di lokasi pengungsian.

“Di samping itu kami juga menjaga lokasi-lokasi rumah warga terdampak banjir untuk menghindari adanya dugaan tindak pidana maupun kriminalitas di lokasi tersebut,” ujarnya. 

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut