Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Benarkah Kemarau 2026 Terparah dalam 30 Tahun? Begini Penjelasan BMKG
Advertisement . Scroll to see content

3 Desa di Selatan Sukoharjo Mulai Terdampak Kekeringan

Kamis, 09 September 2021 - 11:06:00 WIB
3 Desa di Selatan Sukoharjo Mulai Terdampak Kekeringan
Ilustrasi kekeringan saat musim kemarau. foto: dok.
Advertisement . Scroll to see content

SUKOHARJO, iNews.id – Tiga desa di wilayah selatan Kabupaten Sukoharjo mulai terdampak kekeringan saat musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah menerima permintaan dropping air bersih.  

Wilayah yang telah mendapatkan dropping air bersih antara lain Desa Tawang (Kecamatan Weru), Desa Kamal (Kecamatan Bulu), dan Desa Kedung Jambal (Kecamatan Tawangsari). Permintaan pasokan air bersih, diajukan desa terdampak kekeringan sejak Sukoharjo memasuki musim kemarau.

“Sejumlah desa telah mengajukan dropping air bersih sejak memasuki musim kemarau. Kami telah menyuplai kebutuhan air bersih warga sebanyak 73 tangki,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Sri Maryanto, Kamis (9/9/2021). 

Saat ini ada tiga desa yang mulai mengajukan dropping air bersih karena terdampak kekeringan. Kebutuhan tersebut untuk mencukupi air konsumsi bagi 239 kepala keluarga (KK) atau 1.051 jiwa warga Desa Tawang, Kamal dan Kedungjambal. Suplai air bersih dilaksanakan mulai September. 

Teknis pelaksanaan dropping air bersih, ditampung ke tempat penampungan yang telah disediakan di masing-masing desa. Kemudian pihak desa yang akan menyalurkan kepada warga agar tidak terjadi antrean.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut