3 Bulan Tempati Pasar Hewan Terpadu di Kulonprogo, Pedagang Mengaku Rugi
"Nasib kami ini sudah seperti tempe bosok (busuk). Kami ini sudah dipites (ditekan)," kata Agus.
Pedagang juga mengeluhkan beberapa iuran yang harus ditanggung. Seperti iuran kebersihan, keamanan hingga retribusi.
"Kalau bisa retribusi besok kalau sudah ramai," ucapnya.
Ketua Komisi II DPRD Kulonprogo Priyo Santoso mengatakan keluhan pedagang akan dibawa ke rapat kerja bersama dengan eksekutif. Jauh sebelum pedagang datang, dewan juga ke lokasi untuk sidak.
"Kami sudah meninjau ke sana dan ini akan kami komunikasikan dengan dinas," kata Priyo.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo Aris Nugroho mengatakan pemkab sudah berupaya menjadikan pasar tersebut ramai. Terkait keluhan pungutan iuran, Aris menegaskan dinas hanya meminta retribusi.
"Pungutan itu hanya retribusi, yang lain itu kesepakatan antar pedagang," ucapnya.
Editor: Nani Suherni