Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 1 Orang Diduga Meninggal karena Antraks, Warga Gunungkidul Was-Was
Advertisement . Scroll to see content

27 Warga Gunungkidul Positif Antraks

Rabu, 15 Januari 2020 - 19:45:00 WIB
27 Warga Gunungkidul Positif Antraks
Petugas kesehatan hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul, DIY, mengubur bangkai sapi antisipasi kasus antraks. (Foto: Antara/Sutarmi)
Advertisement . Scroll to see content

Warga yang positif antraks diberikan antibiotik profilaksis lanjutan sampai 20 hari. Sedangkan, yang berstatus gejala diberikan antibiotik. Selain itu, mereka yang positif dicek ulang darahya ke BBVet Bogor, Jawa Barat.

Dia menegaskan antraks pada manusia tidak menular antar manusia. Sampai saat ini belum ditemukan data penularan manusia ke manusia.

"Orang yang terpapar antraks, bila tidak diobati secara benar bisa menyebabkan kematian karena komplikasi. Namun bila diketahui sejak awal, bisa diobati sampai sembuh," katanya.

BACA JUGA: Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Resmi Jadi Tersangka

Sumitro mengakui kasus antraks yang terjadi di Kecematan Ponjong dan Semanu telah merenggut nyawa satu orang.

"Warga yang meninggal merupakan pemilik sapi positif antraks, karena ikut mengkonsumsi daging dan ikut membersihkan kandang," ujarnya.

Untuk pencegahan penyebaran antraks, Dinas Kesehatan menggandeng Dinas Pertanian dan Pangan untuk melakukan komunikasi dan edukasi pencegahan antraks kepada masyarakat.

"Kami juga telah membuat surat edaran kepada masyarakat kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi hewan yang sakit atau memasak daging harus dimasak secara matang," ucapnya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut