22 Tahun Menabung, Tukang Tambal Ban di Boyolali Tertunda Naik Haji
Rabu, 10 Juni 2020 - 08:13:00 WIB
Sebagian uang yang rencananya untuk mendaftar haji habis untuk berobat. Sisa uangnya hanya cukup mendaftar satu orang.
"Ibu karena sakit dan memang materinya enggak cukup (daftar dua orang), jadi ya sudah terima apa adanya," ujarnya.
Anantono hanya bisa pasrah, meski berbagai persiapan untuk berangkat haji sudah matang. Dia mengaku mulai rajin berolah raga pagi dan menghafal doa-doa saat berada di tanah suci.
Dia pun berharap semoga pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga tahun depan pemerintah memberangkatkan calon haji termasuk dirinya.
Editor: Nani Suherni