Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov
Advertisement . Scroll to see content

22 Tahun Menabung, Tukang Tambal Ban di Boyolali Tertunda Naik Haji

Rabu, 10 Juni 2020 - 08:13:00 WIB
22 Tahun Menabung, Tukang Tambal Ban di Boyolali Tertunda Naik Haji
Anantono warga Desa Nepen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali ini sudah menabung selama 22 tahun untuk berangkat haji tertunda tahun ini. (Foto: iNews/Tata Rahmanta)
Advertisement . Scroll to see content

BOYOLALI, iNews.id - Pemerintah Indonesia tahun ini tidak memberangkatkan calon haji akibat pandemi Covid-19. Keputusan tersebut pun membuat kecewa para jemaah calon haji, salah satunya seorang tambal ban di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Anantono warga Desa Nepen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali ini sudah menabung selama 22 tahun untuk berangkat haji. Meski kecewa, dia hanya bisa pasrah.

Dia bercerita, selama ini uang hasil dari tambal ban sebesar Rp25.000 hingga Rp50.000 dia tabung selama 22 tahun. Anantono dulunya seorang sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) Solo-Jakarta. Tahun 2003 dia beralih profesi jadi seorang tambal ban sepeda motor tak jauh dari Pasar Nglebak.

"Saya pulang kampung, saya punya modal belikan kompresor waktu itu harganya Rp1,5 juta. Tempat tambal ban juga semakin ramai ya saya kumpulkan uanganya," kata Anantono, Rabu (10/6/2020).

Dia sudah mendaftar haji pada tahun 2010, rencananya waktu itu mendaftar bersama istri. Tetapi, pada tahun 2009 istrinya mengalami kecelakaan dan patah tulang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut