17 Benteng Peninggalan Belanda di Indonesia, Nomor 7 Jadi Tempat Tahanan Pangeran Diponegoro
Benteng Belgica, merupakan benteng yang dibangun oleh Portugis dan kemudian direbut dan dibangun kembali oleh Belanda. Benteng ini lalu dijadikan sebagai markas militer, digunakan untuk memantau lalu lintas kapal dagang dan benteng pertahanan dari rakyat Indonesia yang menentang monopoli perdagangan VOC.
Benteng peninggalan Belanda di Indonesia lainnya, yaitu Benteng Fort de Kock. Terletak di Bukittinggi, Sumatera Barat dan dibangun pada 1830.
Meski pada awalnya benteng ini digunakan sebagai tempat pertahanan, namun Benteng Fort de Kock kini digunakan sebagai objek wisata, yaitu kebun binatang.
Benteng Fort de Kock dibangun di atas bukit dengan ketinggian 958 Mdpl. Sayangnya, saat ini bentuk fisik bangunan dari benteng ini sudah tidak ada dan yang tersisa hanya bangunan bak air.
Peninggalan yang masih erat kaitannya dengan benteng tersebut merupakan delapan meriam besi yang ditemukan di sekitar area bekas benteng.