1.300 Pekerja dari 9 Pabrik di Purbalingga Terkena PHK
Senin, 20 April 2020 - 11:49:00 WIB
Tukimin juga menjelaskan, produksi pabrik produksi bulu mata palsu dan rambut palsu turun karena konsumen mereka di Amerika Serikat menghentikan penjualan. Kondisi AS yang juga terkena wabah Covid-19 menjadikan permintaan produk tersebut turun drastis.
"Ordernya berkurang. Ekonomi Amerika juga banyak yang berhenti, mungkin pelabuhan dan segala macamnya tidak lancar sehingga ekspor pun tidak lancar," ujarnya.
Dinas Tenaga Kerja Purbalingga mencatat saat ini sebanyak 50.000 warga bekerja di 40 perusahaan.
Editor: Nani Suherni