Wow, Fosil Kadal Raksasa Berusia 80 Juta Tahun Ditemukan di Laut Merah Arab Saudi
Air laut itu pun telah merambah dan membanjiri daratan sekitar 100 kilometer dari waktu ke waktu. Para peneliti yang mendampingi tim juga mengidentifikasi tanda-tanda aktivitas manusia prasejarah dalam bentuk seni cadas prasejarah yang disebut “petroglyphs”. Namun, asal atau identitas bentuk-bentuk seni tersebut belum dapat disimpulkan para peneliti.
Sementara itu, CEO SGS Abdullah Shamrani, menekankan pentingnya kemitraan antara lembaganya dan TRSDC dalam menguak kekayaan warisan masa lalu Arab Saudi. Dia pun menegaskan kembali komitmen Kerajaan Arab Saudi untuk menjaga warisan tersebut.
“Kemitraan antara SGS dan TRSDC ini bermaksud untuk mengungkap penemuan geologi penting di sepanjang wilayah Laut Merah, dan kami berkomitmen dengan mitra penting kami untuk melindungi dan mengembangkan warisan geologi dan sejarah yang tak ternilai di kerajaan ini untuk menghasilkan tujuan wisata yang berkelanjutan sesuai dengan Visi Kerajaan Arab Sudi 2030,” kata Shamrani.
“Saya yakin kita akan menemukan landmark penting untuk geologi yang ingin dilihat dan dipelajari oleh para wisatawan dari seluruh dunia untuk mereka sendiri,” ucapnya.
Keseluruhan proyek Pengembangan Laut Merah ditargetkan rampung pada 2030. Proyek ini bertujuan untuk menyelesaikan pembangunan 16 hotel pada akhir 2023. Sementara untuk proyek 2030 yang lebih besar akan menjadikan 50 resor dan 1000 properti perumahan di 22 pulau dan enam lokasi pedalaman.