Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jabar Lumbung Suara Golkar, Kang Ace: Buat Tradisi Baru Menangkan Pemilu 2024
Advertisement . Scroll to see content

Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Fanatisme Berlebihan Timbulkan Konflik

Jumat, 11 November 2022 - 20:00:00 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Fanatisme Berlebihan Timbulkan Konflik
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Tubagus Ace Hasan Syadzily saat jadi pembicara utama Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama Angkatan III Tahun 2022. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Pandangan agama sektarian, yakni, gampang menyalahkan orang lain yang merupakan buah dari fanatisme berlebihan, sangat rentan menimbulkan konflik. Karena itu, penguatan moderasi di era disrupsi saat ini sangat penting dilakukan.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Tubagus Ace Hasan Syadzily saat menjadi narasumber utama Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama Angkatan III Tahun 2022 Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jabar di Hotel Sutan Raja Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (11/11/2022).

“Selain dipicu oleh fanatisme beragama, kegaduhan dan konflik di masyarakat juga bisa timbul karena politisasi agama terutama menjelang tahun-tahun politik,” ujar Tubagus Ace Hasan Syadzily yang akrab disapa Kang Ace.

Kecenderungan pandangan sektarian, tutur Kang Ace, kerap terjadi bukan hanya antaragama, tetapi sering pula terjadi di intraagama. Karena itu, sosialisasi pemahaman moderasi beragama menjadi sangat penting.

“Moderasi beragama dapat menjadi jalan keluar dari berbagai permasalahan yang mengganggu kerukunan umat beragama di Tanah Air. Sebab bagi negara bangsa, seperti Indonesia, semua pemeluk agama sama dan setara di muka hukum,” papar Kang Ace yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut