Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dugaan OTT di SMKN 5 Kota Bandung, Begini Klarifikasi Sekolah
Advertisement . Scroll to see content

Wakasek Hubin SMKN 5 Bandung: Tidak Ada OTT dan Pungli, hanya Miskomunikasi

Jumat, 24 Juni 2022 - 15:06:00 WIB
Wakasek Hubin SMKN 5 Bandung: Tidak Ada OTT dan Pungli, hanya Miskomunikasi
Wakasek Hubin SMKN 5 Bandung Eka Rachman. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)
Advertisement . Scroll to see content

"Ketika informasi pembiayaan itu disampaikan kepada orang tua, menurut kami itulah yang menjadi miss informasi. Miss informasi itulah yang saya pikir disampaikan ke Saber Pungli dan pihak lain," ucap Wakasek Hubin SMKN 5 Bandung.

"Itu (pembiayaan sekolah yang dikelola Komite Sekolah) dianggapnya adalah pungutan. Sedangkan informasi yang kami sampaikan bahwa kurang lebih ada pembiayaan seperti ini. Bukan kami meminta karena nanti dalam rapat akan disetujui antarorang tua bukan dengan sekolah," ujar Eka Rachman.

Eka Rachman juga membantah dana Rp40 juta lebih disita Satgas Saber Pungli Jabar. "Uang sejumlah Rp40 juta itu tidak benar. Jumlahnya tidak seperti itu dan bentuknya adalah titipan. Kenapa mereka menitip? Satu, karena euforianya tinggi keterima di SMKN 5 ini. Kedua, uangnya takut terpakai, takut uangnya hilang di deposit dulu (dititip ke pihak sekolah). Tapi itu akan kami sampaikan, berdasarkan kesepakatan antara orang tua sengan orang tua," tuturnya. 

Eka pun membantah pungutan dipatok Rp3 juta, termasuk kegiatan Pramuka Rp 550.000. Dia menegaskan, tidak ada besaran minimal atau maksimal yang ditetapkan oleh Komite Sekolah. 

"Tidak ada (nomimal), tidak meminta, memaksa atau mengharuskan, tidak ada. Murni sukarela dari orang tua. Mereka euforia dan uangnya takut hilang dan orang tua juga mendesak untuk menitipkan uang tersebut (ke pihak sekolah)," ucap Eka Rachman. 

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut