Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Satgas Saber Pungli Jabar Sita Rp40 Juta dari Penangkapan Kasek Kejuruan di Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Buntut Pungli Kepala Sekolah Kejuruan di Bandung, Pelaku Terancam Dipecat dari PNS

Jumat, 24 Juni 2022 - 10:29:00 WIB
Buntut Pungli Kepala Sekolah Kejuruan di Bandung, Pelaku Terancam Dipecat dari PNS
Kepala SMKN di Kota Bandung dan empat stafnya ditangkap tim Satgas Saber Pungli Jabar karena diduga melakukan pungutan liar. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dedi Supandi angkat bicara terkait kasus dugaan pungutan liar (pungli) penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2022 di satu sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) di Kota Bandung. Jika terbukti melakukan tindak pidana pungli, kepala SMKN itu terancam dipecat dari pegawai negeri sipil (PNS).

Kasus yang dibongkar tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Jabar tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Disdik Jabar . Penindakan yang dilakukan Tim Saber Pungli Jabar bertujuan untuk mewujudkan PPDB 2022 di Jabar seadil-adilnya. "Saya tegaskan, jangan ada oknum yang berani bermain pada PPDB 2022 di Jabar," kata Kadisdik Jabar, Kamis (23/6/2022). 

Untuk mewujudkan PPDB 2022 di Jabar yang adil, ujar Dedi Supandi, mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat agar tidak segan-segan melapor jika menemukan praktik pungli. 

"Kepada sekolah, instansi pendidikan atau masyarakat jangan segan untuk segera melaporkan jika menemukan pungli, khususnya pada PPDB 2022 ini," ujar Dedi Supandi.

Kadisdik Jabar menuturkan, sejak jauh-jauh hari, Disdik Jabar juga telah bekerja sama dengan Tim Satgas Saber Pungli Jabar untuk menyikapi konflik pada PPDB 2022. Salah satunya memberikan pembinaan terhadap seluruh kepala sekolah (kepsek) SMA, SMK dan SLB baik negeri maupun swasta. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut