Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Miris, Remaja 15 Tahun di Kota Samarinda Menderita Gizi Buruk
Advertisement . Scroll to see content

Waduh, 1 Keluarga di Karawang Idap Gizi Buruk Luput Perhatian Pemerintah

Selasa, 14 Juni 2022 - 10:54:00 WIB
Waduh, 1 Keluarga di Karawang Idap Gizi Buruk Luput Perhatian Pemerintah
Pasangan Engong dan Annisa memiliki empat anaknya yang mengidap gizi buruk. (Foto: iNews.id/Nilakusuma)
Advertisement . Scroll to see content

KARAWANG, iNews.id - Kasus gizi buruk masih terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kali ini menimpa keluarga pasangan Engong (50) dan Anisa (45) warga Dusun Cilempung, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang. 

Bertahun-tahun empat orang anaknya menderita gizi buruk. Mirisnya lagi mereka luput dari petintahan pemerintah.

Kemiskinan menjadi alasan bagi Engong tidak bisa menghidupi keluarganya. Dia hanya penjual kelapa dan sapu di depan rumahnya. Karena kondisi rumah yang tidak layak serta bau, tidak banyak pembeli yang datang. 

"Saya menghidupi keluarga dari menjual kelapa atau sapu. Tapi dagangan saya kurang laku, kadang cukup untuk makan dua kali saja," kata Engong, Selasa (14/6/2022).

Menurut Engong, dia memiliki empat orang anak dua orang laki-laki dan yang kecil perempuan. Saking susahnya menjalani hidup, dia sesekali menyuruh dua orang anaknya yang paling besar untuk mengemis. 

"Kalau kekurangan makan, saya minta dua anak saya mengemis agar bisa makan hari itu. Berharap dari hasil dagangan kurang bisa diharapkan karena jarang laku," katanya.

Engong mengaku pertumbuhan anak-anaknya memang tidak seperti anak lainnya. Dari segi fisik anaknya memang sudah berbeda, karena seluruh tubuhnya nyaris terlihat tidak memiliki daging. 

"Semua anak saya kurus-kurus juga dekil. Mereka jarang mandi karena dirumah tidak ada kamar mandi," katanya.

Menurut Engong, dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa melihat kondisi anak-anaknya yang kurus kering. Bahkan anak-anaknya dijauhi oleh teman-temannya karena hidup miskin. 

"Anak-anak saya tidak bergaul dengan lingkungan sekitar. Mungkin karena kami miskin mereka tidak mau bergaul," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut