Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kaum Milenial Jadi Penyumbang Terbesar Kedua Kasus Covid-19 di Karawang
Advertisement . Scroll to see content

Wabup Karawang Kecewa Perusahaan Percontohan Malah Langgar Prokes

Kamis, 26 Agustus 2021 - 16:41:00 WIB
Wabup Karawang Kecewa Perusahaan Percontohan Malah Langgar Prokes
Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh bersama Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Medi Hario Wibowo dan Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono saat sidak ke perusahaan. (Foto: iNewes.id/Nilakusuma)
Advertisement . Scroll to see content

KARAWANG, iNews.id - Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengaku kecewa karena masih ada perusahaan yang melanggar protokol kesehatan. Padahal, perusahaan tersebut merupakan salah satu dari 36 perusahaan industri yang menjalani uji coba izin operasional dan mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI). 

Kesalahan cukup fatal karena ternyata perusahaan tidak memiliki Satgas Covid-19 dan fasilitas prokes yang memadai.

"Hasil sidak kami menemukan salah satu perusahaan yang ditunjuk sebagai percontohan perusahaan yang operasinal 100 persen tidak menjalankan prokes sesuai aturan. Bagaimana ini bisa dikatakan aman kalau seluruh karyawannya bekerja tanpa prokes yang ketat," kata Aep Syaepuloh, Kami (26/8/2021).

Menurut Aep, tim Satgas Covid-19 Karawang melakukan sidak ke sejumlah perusahaan industri yang ditunjuk pemerintah pusat menjalankan uji coba operasional 100 persen. Namun saat sidak itu kedapatan ada perusahaan industri yang tidak memiliki tim Satgas Covid-19 di perusahaan. 
"Belum semua perusahaan yang kami datangi. Tapi pasti semua akan kita cek langsung," ujarnya.

Menurut Aep,  Perusahaan yang dilakukan uji coba itu ditunjuk oleh Kementerian Perindustrian. Sedangkan untuk pengawasan atau pengecekean dilakukan oleh  pemkab sesuai arahan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut