Viral Petani Pengalengan Protes Alih Fungsi Kebun Teh jadi Sayuran
Menurut dia, proses alih fungsi itu melibatkan warga setempat yang diduga dibayar untuk membantu penggarapan lahan.
“Mungkin karena kondisi ekonomi juga, jadi saat disuruh ngerjain, ya mereka kerjakan saja. Akibatnya sekarang banyak pohon teh yang habis,” katanya.
Menanggapi hal ini, pemerintah daerah dan pihak PTPN telah merespons dengan rencana penghijauan ulang. Namun, ketika proses penanaman dimulai pada Senin (21/4/2025), emosi para petani sempat memuncak.
“Waktu penanaman, warga langsung marah karena lahan teh yang dulunya jadi sumber penghidupan mereka sekarang jadi kebun sayur,” kata Plt Camat Pangalengan, Vena Andriawan.
Vena menyebutkan dari total 6.000 hektar lahan yang dikelola PTPN di Pangalengan, sebanyak 100 hektar telah dikerjasamakan secara resmi untuk wisata. Namun, lahan yang diprotes oleh para petani ini merupakan bagian dari sekitar 90 hektar lainnya yang diduga diserobot secara ilegal.