Viral Grup Gay Pelajar SMP, Ratusan Kasek di Garut Deklarasi Anti-LGBT
GARUT, iNews.id – Grup gay pelajar SMP-SMK di Garut yang viral di media sosial, menimbulkan keresahan dari berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan. Ratusan kepala sekolah se-Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), menggelar deklarasi anti-lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT yang dinilai mengancam kalangan pelajar, Rabu (10/10/2018).
Sedikitnya ada 384 kepala sekolah tingkat SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Garut yang berpartisipasi dalam deklarasi anti-LGBT di lingkungan sekolah. Deklarasi dipimpin ketua majelis kepala sekolah.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Garut Totong mengatakan, pihaknya dengan tegas menolak LGBT di sekolah. Deklarasi ini sebagai bentuk perlawanan dan perang menolak LGBT, khususnya di kalangan pelajar. Kegiatan ini juga bagian dari pembinaan tenaga pendidik kepada para siswa.
“Ini dalam rangka pembinaan kesiswaan di jenjang SMP yang setiap tahun kami lakukan. Kami melawan, perang, dengan tegas menolak LGBT di kalangan para pelajar,” ujarnya.
Dia mengatakan, untuk mengantisipasi LGBT di kalangan pelajar, sekolah di Garut selama ini sudah menjalankan sejumlah program religi. Program-program itu digelar setiap hari di sekolah. “Ada gerakan embun pagi, para guru menyambut siswa dengan baik dan sopan santun, kemudian ada one day ten ayat Alquran, komunitas asmaul husna, juga duha berjamaah. Ini yang kami lakukan. Kami lebih kepada religiusitas,” paparnya.