UTama Gelar Wisuda Virtual, Prof Obi: Ini Bukan Purna Tugas tapi Awal dari Pengabdian
"Wisuda bukanlah purna tugas. Ini (ilmu yang diperoleh) akan dilanjutkan untuk digunakan dalam membantu dan menyelesaikan permasalahan di masyarakat dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks di masa-masa yang akan datang," ujar Rektor UTama.
Prof Obi memastikan, lulusan UTama akan dengan mudah memasuki dunia kerja. Sebab, UTama telah bekerja sama dengan puluhan perusahaan besar di dalam dan luar negeri.
"Kami melakukan kolaborasi dengan industri. Sudah 40 perusahaan besar multinasional (bekerja sama dengan UTama)," tutur pria kelahiran Deli Serdang, Sumatra Utara tersebut.
"Malah sekarang setelah menjalankan Kampus Merdeka, sudah 60 (perusahaan) yang bekerja sama. Jadi bertambah 20 perusahaan multinasional yang sudah menandatangani MoA (Memorandum of Agreement) dengan Widyatama," tutur Prof Obi.
Rektor UTama mengatakan, kerja sama yang dilakukan dengan berbagai perusahaan mampu menyerap 60 persen mahasiswa. Sebab, setiap satu perusahaan akan menyerap 1 hingga 8 lulusan UTama.
"Kalau satu perusahaan menyerap delapan (mahasiswa) dikalikan 60 (perusahaan), berapa ratus yang terserap. Mereka maunya mengambil yang terbaik, satu sampai delapan, satu jurusan," ucap Rektor UTama.
Editor: Agus Warsudi