Usai Libur Lebaran, Kesehatan Ribuan Karyawan di Karawang Tak Terpantau
KARAWANG, iNews.id - Hampir semua perusahaan di Karawang belum melaporkan kondisi kesehatan karyawannya seusai mudik Lebaran. Padahal, Pemkab Karawang sudah meminta setiap perusahaan atau pabrik untuk mencatat karyawannya yang mudik Lebaran yang kemudian dilakukan rapid test antigen.
Faktanya, dari semua perusahaan yang beroperasi di Karawang, tercatat baru satu yang melaporkan jika delapan karyawannya terpapar Covid-19.
"Baru satu perusahaan yang melaporkan dan delapan karyawannya terpapar Covid -19. Sedangkan ratusan perusahaan industri lainnya belum melapor kepada kami. Laporan itu penting untuk pencegahan penyebaran Covid -19. Kami khawatir terjadi lagi klaster industri seperti sebelumnya," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan ( Disperindag) Karawang, Ahmad Suroto, Selasa (25/5/2021).
Menurut Ahmad Suroto, jumlah perusahaan industri mencapai 1.500 perusahaan yang berlokasi di lima kawasan industri di Karawang. Jumlah karyawan yang mencapai ratusan ribu orang itu diperkirakan ribuan karyawan ikut gelombang mudik Lebaran.
"Kebanyakan pekerja industri itu berasal dari luar Karawang, sekitar 85 persen dari jumlah pekerja yang ada. Jadi sebagian ada yang mudik Lebaran kemarin," katanya.