Unjuk Rasa saat PPKM Level 4, Aksi Mahasiswa di Sukabumi Dibubarkan Polisi
Di bagian lain, Ketua GMNI Sukabumi, Anggi Fauzi menyebutkan aksi mahasiswa kali ini menuntut Wali Kota Sukabumi segera menuntaskan pembangunan Pasar Pelita. Apalagi, kata Anggi, sudah masuk adendum keempat pembangunan Pasar Pelita belum kunjung selesai.
“Kami mempertanyakan apa yang sudah dilontarkan oleh Wali Kota soal adendum. Namun sampai hari ini tidak kunjung selesai. Kawan-kawan juga mendesak jika masih belum selesai sampai akhir tahun 2021, maka Wali Kota lebih baik mundur,” kata Anggi.
Anggi juga menyayangkan soal pembubaran paksa yang dilakukan pihak kepolisian. Dia mengaku sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, seperti menjaga jarak, memakai masker dan membawa hand sanitirizer.
“Kami menyampaikan aksi juga secara bergantian. Di situ kami sudah sangat mengetatkan protokol kesehatan. Makanya kami amat sangat kecewa ketika aksi dibubarkan. Kami ingin menyampaikan keresahan masyarakat. Kesalahannya ada di depan mata dan publik sudah mengetahui itu semua. Insya Allah kami akan tetap konsisten dalam gerakan ini bersama kawan-kawan mahasiswa yang lainnya,” ucap Anggi.
Editor: Asep Supiandi